Senin, 19 Desember 2011

Japanese Extreme Fandom : Oriki & Yarakashi

Moshi-Moshi  Mina ^^, kebetulan kemarin baru ngubek2 om google cari infonya Yama eh nggk sengaja nemuin Artikel ini di Blog seseorg lupa saya nama blog nya ^^" khehehehe gomen... maklum mata udah setengah watt tapi masih maksain demi artikel yang satu ini. yah langsung aja yah...

Japanese Extreme Fandom : Oriki & Yarakashi 

Tidak ada yang salah dengan mengidolakan seseorang. Terkadang kehadiram idola justru membuat hidup kita lebih bergairah karena adanya role-figur yang menjadi sumber inspirasi.
Percaya atau tidak, tidak semua penggemar di dunia ini benar-benar layak disebut sebagai "fans sejati". Ada beberapa "penggemar" yang justru malah membawa bencana bagi idola mereka sendiri. Karena tidak bisa mengendalikan egonya dan bersikap kekanakan-kanakan. Para fans biasanya hanya mementingkan keinginan pribadi tanpa mau tahu perasaan sang idola.



ORIKI
 Kata 'Oriki' berasal dari kalimat 'Okkake ni riki wo ireru hito', yang artinya 'Fans yang berusaha seekstrim mungkin untuk berjumpa dengan idolanya. Oriki disebut juga super groupies. Fans tipe ini biasanya tidak mengindahkan tatakrama saat konser, seperti mendorong penonton lin, berteriak-teriak saat pertunjukan berlangsung, mengangkat uchiwa tinggi-tinggi sehingga menghalangi pandangan penonton dibelakang, hingga menguntit idolanya saat offstage.
Stalker Ikuta Toma dan Yamada Ryosuke
Ikuta Toma
Salah satu staf dorama yang tengah melakukan syuting dengan Ikuta Toma mengatakan, "Saat Ikuta datang ke studio Setagayaku untuk syuting film, seorang pria yang diduga Oriki sudah menunggu sejak pagi di depan strudio sambil cengar-cengir menguyah permen karet". Di hari berikutnya, pria itu tidak muncul di depan studio dan malah menguntit Yamada Ryosuke. 
Yamada Ryosuke
Kejadian ini terus berlangsung secara berkala dan kegiatannya berselang-seling antara  menunggu Ikuta Toma di depan studio atau menguntit Yamada. Yang paling parah, Oriki tersebut juga menunggu di depan rumah mereka berjam-jam. Walau staf dan manajer mencoba untuk berbicara baik-baik dan membujuk untuk meninggalkan lokasi, pria itu tetap datang lagi. Konon Johnny Kitagawa selaku pemimpin Johnny's Jimusho menjalin relasidengan beberapa Yakuza untuk menjadi bodyguard bagi talent-talent artisnya.

Yarakashi
Fans tipe ini cederung memiliki perilaku yang tidak terkontrol dimanapun mereka berada, baik di Internet, konser, live show maupun offstage. Mereka bisa menyerang grup Johnny's lain karena menganggap idolanya lebih keren. Selain itu perbuatan seperti melempari rumah idolanya dengan batu atau menyakiti para idolanya juga kerap terjadi. Perbuatan mereka juga pernah mengakibatkan patahnya ibu jari Nino Arashi.

Insiden Kamenashi Kazuya
Kamenashi Kazuya
Sebelum insiden terjadi, Kame dan beberapa personil KAT-TUN lainnya memang sempat berkomentar yang kurang enak tentang personil NEWS. Dan peristiwa itu berbuntut panjang yang membuat Kame diincar Yarakashi. Saat KAT-TUN konser di Osaka, sejumlah Yarakashi datang membawa uchiwa bergambar Kame dan bertuliskan, "Go to Die, Kame!" , "Disgusting" atau "Dissapear forever". Kame yang biasanya menjadi MC ditengah pertunjukan, selalu disahuti dengan teriakan "Kamenashi SHUT UP!" sehingga dia shock dan ha,mpir menangis. Saat Kame tampil solo, sejumlah Yarakashi malah berseru memanggil"JIN JIN JIN". Jin sendiri tidak memedulikannya dan tetap mendukung Kame. Koki dan Maru juga bekerjasama memeriksa setiap uchiwa yang masuk ke concert hall untuk memastikan tidak ada lagi kata-kata menyakitkan. Esoknya Kame masih tampak terpukul dan sempat depresi yang mengakibatkan tidurnya tak tenang juga tak nafsu makan.
Dalam konser lain, sempat terjadi 30orang penggemar yang tidak memiliki tiket menyeruak masuk kedalam concert hall. Saat konser di Osaka, seorang penonton mendorong penonton lainnya hingga terjatuh dan mengalami luka serius. Mereka juga melempar benda kepersonil KAT-TUN, menarik baju, hingga memakai bando <ickey Mouse yang menghalangi pandangan penonton di belakangnya.


Yamashita Tomohisa [YamaP] Disiram Air Keras
YamaP
Kejadian ini justru diperbuat oleh salah satu penggemar Hello Project. Saat YamaP digosipkan tengah jalan bareng dengan salah satu artis Hello Project, Maki Goto. Salah seorang fans yang cemburu tiba-tiba menghampiri YamaP dan langsung menyiram YamaP dengan air keras. Air keras tersebut tidak mengenai muka namun mengenai beberapa bagian badan personil NEWS tersebut. YamaP langsung ditangani tim medis dan untungnya tidak sampai menjalani perawatan serius.


Akanishi Jin Dikuntit
Akanishi Jin
Kejadiannya bermula usai Jin menggelar acara persiapan untuk dirinya yang akan ke Amerika, bersama teman-teman dekat yang dijuluki sebagai Akanishi Gundan [brigade Akanishi]. Pesta tersebut berakhir sekitar jam 3 pagi dan Jin pergi ke rumah salah satu temannya di Setagaya. Disinilah insiden itu terjadi. Dua wanita melihat Akanishi secara kebetulan dan langsung mengejarnya dengan sepeda motor. Mengetahui wanita itu Yarakashi, ia berteriak "Sialan, cukup! Hentikan perbuatan konyol kalian!". Bukannya berhenti, Yarakashi itu malah semakin agresif dan menikmati pengejarannya. Hal ini membuat Jin dan anggota grupnya kewalahan. "Kami mencoba untuk menghindari kejaran mereka, bahkan sampai harus bersembunyi dibalik truk terdekat yang sedang parkir. Kadang kami merasa lelah dan ingin kabur saja dari situasi ini." tutur salah satu Akanishi Gundan.


4 Personil Hey!Say!JUMP Takut Pergi ke Sekolah
Hey!Say!JUMP
Yamada Ryosuke, Chiren Yuri, Nakajima Yuku, dan Daiki Arioka nyaris memutuskan berhenti sekolah setelah beberapa kali dikuntit oleh Yarakashi. Para Yarakashi ini nongkrong berhari-hari dan meninggalkan sampah berserakan. Kepala Sekolah hampir mengeluarkan mereka berempat karena membuat situasi sekolah menjadi tidak kondusif utnuk belajar. Pada akhirnya, para Yarakashi berhasil diamankan dan keempat personil ini tidak jadi dikeluarkan.


Semakin lama, perbuatan fans ekstrim ini semakin tidak terkendali dan berujung pada tindak kriminal. Dengan serentetan insiden yang terjadi, tak heran jika kemudian pihak manajemen Johnny's semakin memperketat penjagaan mereka. Jika seudah begini, tentu fans juga yang rugi bukan? Alangkah bijaksananya jika kita mau bersikap dewasa dan sopan kepada siapapun yang kamu idolakan, karena pada dasarnya idola juga manusia yang sama seperti kita.

Sekian ^^




 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar